Berita Terkini

KPU KKU Ikuti Upacara/Ziarah Nasional Hari Pahlawan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) mengikuti pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan tahun 2021 secara daring di Aula KPU KKU. Berdasarkan surat edaran KPU RI nomor 23 tentang Peringatan Hari Pahlawan 2021, maka melalui siaran langsung di TVRI, KPU KKU ikut memperingati jalannya Upacara sekaligus Ziarah Nasional yang dipimpin Inspektur Upacara, Presiden RI dari TMPN Utama Kalibata. Sesuai dengan tema  Hari Pahlawan Tahun 2021 ini yakni "Pahlawanku Inspirasiku" sebagaimana dikutip dari situs Kementerian Sosial RI, dijelaskan bahwa setiap insan masyarakat Indonesia seyogyanya memiliki semangat kepahlawanan dan tergerak hatinya untuk membangun negeri sesuai dengan potensi dan profesi masing-masing. Semoga dengan peringatan Hari Pahlawan ini, selain kita dapat mengenang, menghormati dan meneladani perjuangan para pahlawan, juga sekaligus dapat berikhtiar bersama membina kesadaran untuk mengimplementasikan nilai-nilai luhur semangat kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa bernegara.

Strategi Pemutakhiran DPB di KKU Tahun 2021

Dalam Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia, hak untuk memilih adalah hak dasar warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan termasuk salah satu Hak Asasi Manusia yang harus dilindungi, untuk menjamin agar bisa memilih dalam Pemilu. Sedangkan teknis selanjutnya mekanisme hak memilih telah diatur berdasarkan regulasi. Oleh karena itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu untuk memenuhi hak memilih ini harus mampu meyajikan data pemilih[2] setidaknya memenuhi tiga unsur yaitu komprehensif, akurat dan mutakhir. Selngkapnya bisa diunduh pada link ini 

Dukung Implementasi SPAN, KPU KKU Ikuti Training UET

Mendukung implementasi sistem perbendaharaan dan anggaran negara (SPAN) KPU KKU ikuti training End User Training (UET), Rabu (27/10) di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ketapang. Hadir Bendahara Pengeluaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kayong Utara (KPU KKU), Muraidah dalam training yang dibuka oleh Kepala KPPN Ketapang, Agnes Sediana Milasari. Dalam sambutannya training tersebut diselenggarakan untuk seluruh operator maupun user Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Imstasi  (SAKTI) satuan kerja yang bermitra dengan KPPN Ketapang. Training yang mengedepankan protokol kesehatan ini, merupakan aplikasi yang digunakan sebagai sarana bagi satuan kerja untuk mendukung implementasi SPAN dalam melakukan pengelolaan keuangan dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban anggaran. "Tujuan utama dari pelatihan ini adalah mempersiapkan operator SAKTI agar memiliki gambaran mengenai penggunaan aplikasi SAKTI. yang akan mulai aktif awal 2022," kata Agnes. Dijelaskan pentingnya peran serta aktif dan keterlibatan pimpinan satuan kerja dalam mendukung pelaksanaan SAKIT dilingkungan satuan kerja masing-masing yang yang secara efektif awal tahun ini. Agnes juga menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan pelatihan ini, agar setiap user maupun operator dapat menjalankan tugasnya pada masing-masing modul dan penggunaan aplikasi SAKTI dapat berjalan efektif dan efisien sehingga memudahkan tugas pengelolaan APBN satuan kerja K/L oleh pengguna anggaran. (SFR)

Kesbangpol dan KPU KKU Sepakati Perjanjian Kerja Sama

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) KKU melaksanakan penandatanganan dan serah terima Perjanjian Kerja Sama (PKS). Perjanjian ini terkait kerjasama pendidikan politik, peningkatan pemahaman kepemiluan dan demokrasi kepada masyarakat KKU, terutama untuk menyukseskan jelang tahapan Pemilu 2024. Acara penandatanganan dan serah terima ini dilaksanakan di Aula KPU KKU (26/10), dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol KKU, K. Ronny Iswandy, S.IP., M.Si. dan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, beserta para Komisioner dan pejabat Sekretariat KPU KKU. Ketua KPU KKU, dalam sambutan menjelaskan bahwa keperluan perjanjian ini, terutama kedepannya adalah bahagian ikhtiar untuk saling mendukung dan memfasilitasi, terutama jelang memasuki masa tahapan Pemilu 2024 nantinya. Harapan di masa mendatang, melalui adanya perjanjian ini terjalin kerjasama berkesinambungan dan Pemerintah Daerah melalui Badan Kesbangpol bersama KPU KKU bisa kontinyu bekerja sama, tentunya di bidang pendidikan politik tidak hanya kepada pemilih pemula tetapi kepada semua segmen masyarakat di KKU, sehingga terciptanya kesadaran politik dan pemahaman masyarakat terhadap urgensi pemilu dan demokrasi, sebagai upaya menciptakan pemilu dan pemilihan yang lebih baik di masa yang akan datang.

KPU KKU Belum Migrasi Data Pemililh ke Sidalih

Sukadana, 22/10/2021 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) hingga bulan Oktober dalam Pemutakhiran Data Pemillih Berkelanjutan (PDPB) belum bisa menginput data pemilih ke Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih). Hal ini disampaikan Effian ner Komisiner KPU KKU dalam Rapat Kordinasi (Rakor) Data Pemilih Berkelanjutan yang diadakan oleh KPU Provisi Kalilmantan Barat, melalui Zom Cloud Meeting, jum’at (22/10). “KPU KKU memang belum mengunggah Data Hasil Pemutakhiran DPB ke Sidalih dikarenakan element Sumber data Pemilih yang dimiliki belum lengkap. Untuk melengkapi element data tersebut dibutuhkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) termutakhir sebagai sandingan untuk melengkapi element data Pemilih.” Ungkap Effian melaporkan saat rakor. Effian menjelaskan bahwa dalam pemutakhiran DPB KPU mendapatkan Sumber Data Pemilih dari Disdukcapil hanya berupa element data : Nama, Nik, jenis kelamin, Alamat kecamatan dan alamat desa saja.  Menurutnya untuk mengunggah ke sidalih KPU KKU masih kekurangan element data berupa NKK, Tempat lahir, tanggal lahir, status perkawinan, RT,RW, dan disabilitas. Terkaait hal itu menurut Effian berharap harus ada solusi bersama mensiasasi berbagai kekurangan yang bukan hanya di KKU tetapi di 13 Kabupaten lainnya, agar secepatnya bisa mengakses DP4 termutakhir. Rakor KPU Provinsi Kalbar yang diikuti oleh Komisioner Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Subkor dan operator sidalih yang dimulai jam 09.00 WIBA akhirnya ditutup oleh Ramdan Ketua KPU Prvinsi Kalbar tepat pukul 11.36 WIBA. (programdata)

KPU Apresiasi Uji Petik Pemutakiran DPB

Sukadana, (30/9/2021). Komisi Pemilian Umum Sangat mengapresiasi uji petik terhadap hasil rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Hal ini tentu sebagai masukan yang sangat baik, bahkan siap untuk menindaklanjuti jika ada rekomendasi terhadap berbagai kekurangan selama proses Pemutakhiran DPB saat ini. Hal itu disampaikan Effian Noer di ruang kerjanya menjawab pertanyaan wartawan, terkait komentar uji petik Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kayong Utara (KKU),kamis (30/9) usai pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor KPU Jalan Bhayangkara Sukadana. Menurut pria yang biasa disapa Effian itu, KPU tidak anti kritik, bahkan sangat responsive terhadap masukan-masukan siapapun, termasuk masukan dari Partai Politik, bahkan terhadap hasil Pengawasan Bawaslu. “Kami sangat mengargai hasil uji petik pengawasan Bawaslu, tetapi mana datanya ? Kita akan sandingkan dengan data hasil pemutakhiran kita, kalua ada hal-hal yang dianggap perlu ditindaklanjuti pasti kita akan lakukan. Karena tujuan akhirnya kan kita sama-sama ingin menyempurnakan data pemilih agar konfrehensif, akurat dan mutkhir”, jelas pria komisioner Divisi Perencanaan,Data dan Informasi. Menurutnya, selama pemutakhiran DPB, setiap bulan KPU KKU selalu berkoordinasi dengan Dukcapil, Dinas-dinas terkait, mantan badan adhok PPK dan PPS, bahkan ke Partai Politik pun selalu berkoordinasi, minimal di Whatsaap grup dengan parpol tentang masukan-masukan sebelum pelaksanaan rekap dan Rakor. “Sampai saat hubungan kami dengan Dukcapil sangat baik, setiap akhir bulan kami memperivikasi bersama data pemilih, hasilnya kami mendapatkan pemilih pemula yang rekam dan cetak KTP, Pemilih meninggal dunia, pindah masuk dan pindah keluar KKU, pindah dalam wilayah KKU bakan penduduk yang merubah status kependudukannya sebagai perbaikan elemen data di KPU KKU”, ucap Effian. Dia juga menjelaskan, selama pemutakhiran DPB KPU KKU tetap berkoordinasi kepada dinas/kantor/badan terkait, Parpol, mantan PPK dan PPS juga rutin, kami selalu menerima laporan penduduk meninggal dunia baik dari Parpol, bahkan dengan 20 orang penyuluh agama di Kemenag pun  yang ditugaskan di desa-desa di KKU kami bekerjasama, untuk mendapatkan data penduduk yang meninggal dunia di wilaya kerjanya. “Jadi terkait Data Pemili ini data masuk mengalir dari semua pihak terutama data penduduk yang meninggal dunia. Namun sampai saat ini kami menyadari mungkin kinerja kami masih kurang maksismal. Karenanya ayo sama-sama bekerja sesuai dengan porsinya masing-masing, termasuk para awak media, jangan segan-segan mengawasi, memberikan masukan bakan rekomendasi sekali pun jika dipandang perlu pasti akan kami tindaklanjuti, dalam melaksanakan pemutakhiran DPB ini”, fungkas Effian di hadapan Awak media. (eko)