Berita Terkini

HUT KORPRI Ingatkan Taati Aturan dan Kedisiplinan

Sukadana (19/11/2021) Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Di Sekertariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) diperingati dengan upacara dan pembacaan Panca Prasetya Korpri dihalaman kantor. Dalam upacara uang diikuti seluruh komisioner dan jajaran sekertariat KPU KKU tersebut, Ketua KPU KKU Rudi Handoko bertindak selaku pembina upacara . Dalam sambutannya, Rudi Handoko mengingatkan terhadap HUT KORPRI dimasa pandemi saat ini, selaku pegawai pemerintah harus memiliki ketaatan dan kepatuhan dalam melaksanakan disiplin terutama terkait protocol kesehatan sebagai pendukung upaya pemerintah dalam penangggulangan Covid 19. “Selamat HUT KORPRI ke 50 Tahun, PNS secara non kedinasan tergabung dalam wadah KORPRI dan memiliki 5 (lima) butir janji atau komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, pemerintah dan masyarakat umum oleh karena itu mari kita tetap semangat dalam melayani kepentingan publik terutama dalam penyelenggaraan Pemilu di KKU yang akan dilaksanakan 2024 nantinya, tetap jaga profesionalisme, jujur, bersih dari segala korupsi, kolusi, nepotisme, berjiwa sosial, dan sebagainya,” kata Rudi Handoko. Selain itu, dijelaskannya pula dalam memperingati HUT KORPRI ke 50 tersebut, peningkatan kualitas kinerja dan kesoliditasan dalam melaksanakan tugas dihatrapkan terus tumbuh untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai dalam setiap satuan kerja termasuk di internal KPU KKU. Upacara yang dilaksanakan setiap 29 November tersebut HUT KORPRI kali ini memiliki tema “ASN Bersatu, KORPRI Tangguh Indonesia Tumbuh” merupakan momentum dalam upaya KORPRI sebagai wadah perekat dan pemersatu bangsa terutama dalam menghadapi barbagai ujian dan krisis akibat Pandemi Covid-19 (CRT.KPUKKU)

KPU KKU Mengudara Berikan Sosialisasi Hukum

Sukadana, (19/11/2021). Mengudara di Radio Kayong Utara (RKU), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) berikan sosialisasi hukum kepada pendengar RKU, Kamis Malam, (18/11).  Siaran perdana KPU KKU di RKU yang dipandu Syarifah Halimah mengangkat tema seputar Hukum Pemilu dan Pemilihan. Dengan narasumber komisioner KPU KKU Divisi Hukum dan Pengawasan, Muhammad Rusdiansyah. Dalam materinya, pentingnya publikasi dan sosialisasi Produk Hukum Pemilu dan Pemilihan  dapat tersampaikan ke masyarakat sehingga diharapkan keterbukaan informasi semakin dirasakan oleh masyarakat. “Dengan memahami hukum, masyarakat akan mengerti betapa berharganya satu suara yang kita berikan dalam Pemilu maupun Pemilihan karena akan menentukan masa depan dan jalannya pembangunan di Kabupaten Kayong Utara,” Kata Rusdiansyah. Dalam siaran di RKU yang rutin diagendakan setiap kamis malam itu, Rusdiansyah juga menyampaikan berbagai hal terkait informasi kepemilun juga dapat diakses melalui Portal dan Media Sosial Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) sebagai berikut www.jdih.kpu.kku.go.id/kalbar/kayongutara (Portal), jdih_kpu_kku (Instagram), Jdih Kpu Kku (Facebook), jdihkpukku (Twitter), dan JDIH KPU Kayong Utara (Youtube). “Dengan memahami isi dari Produk Hukum Pemilu dan Pemilihan masyarakat akan mengerti bahwa keterlibatan mereka tidak hanya sebagai pemilih melainkan dapat terlibat sebagai pemantau, calon peserta, tim pemenangan pasangan calon, peneliti, dan lain sebagainya,” tegasnya. (ips.KPUKKU)

Perkuat Pemilu Melalui SIREKAP

Sukadana, (17/11/2021). Mempersiapkan Pemilihan Umum 2024 menjadi lebih baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) menggelar Webinar Penerapan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) pada Pemilu, Rabu (17/11). Webinar yang dibuka oleh Ketua KPU RI, Ilham Saputra tersebut dihadiri jajaran KPU seluruh Indonesia dan dua narasuber dari praktisi hukum DR. Harsanto Nursadi dan pakar kepemiluan Prof. Ramlan Surbakti. Dalam Sambutannya, penyempurnaan Sirekap perlu dilakukan untuk mendukung proses tahapan pemilu 2024 yang semakin transparan guna memperkuat Pemilu Indonesia. “Penerapan  tata kelola sirekap Pemilu masih memerlukan masukan dan pendapat dari para ahli, pakar dan pihak terkait guna penyempurnaan SIREKAP pada Pemilu Tahun 2024 yang akan datang” kata Iham Saputra, Dikatakannya, KPU telah berupaya menciptakan pemilu yang professional, transparan dan berintegritas oleh karenanya, KPU terus melakukan inovasi terhadap infrastruktur pendukung sehingga kedepan masyarak dapat mengakses segala informasi dan tahapan pemilu  tersebut. Dijelaskannya, 2014 KPU sudah mengunakan situng,  kemudian terus berinofasi dengan menggunakan Sirekap, terlepas dari kekurangan dan kelebihannya sirekap dapat menciptakan transparansi hasil pemilu pada 2020, dimana hasil plano didokumentasi dan langsung dapat diserahkan kepada  saksi dan dapat diakses masyarakat dan memudahkan dalam rekapitulasi, penghematan penggunakan kertas dan lebih cepat. “Kita berencana akan memberlakukan Sirekap pada Pemilu 2020, tentunya infrastruktur  yang kita punyai saat ini akan kita terus kembangkan,” imbuhnya. Dalam Webinar tersebut, KPU Kabupaten Kayong Utara hadir melalui aplikasi zoom dan chanel You Tube KPU RI dan dihadiri Komisioner dan jajaran KPU KKU. (fm.kpukku)

KPU KKU Ikuti Rakor Supervisi Pemutakhiran DPB

Sukadana, (18/11/2021). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) supervisi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melalui media aplikasi zoom cloud meeting. Rakor yang secara resmi dibuka oleh Ramdan Ketua KPU Provinsi Kalbar,  kamis (18/11) pukul 10.15 WIBA, selain diikuti KPU KKU juga oleh tiga KPU Kabupaten/Kota lainnya yaitu KPU Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan KPU Kabupaten Mempawah. Peserta Rakor Suvervisi masing-masig Ketua, Anggota KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Sub Koordinator Program dan Data serta Operator Sidalih. Dalam rakor, Zainab Anggota KPU Provinsi menekankan suvervisi tentang kesiapan KPU Kabupaten/Kota dalam menyediakan Data Pemilih dengan Sistem Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang sudah terupload ke dalam (Sidalilh) secara onlie. “Kami berharap semua KPU Kabupaten/Kota di Kalbar pada akhir desember tahun 2021 sudah 100 % mengupload hasil Rekap Pemutakhiran DPB kedalam Sidalih secara online,” Kata Zainab dalam rakor. Dia berharap berbagai kendala yang dihadapi KPU Kabupaten/Kota dalam Pemutakhiran DPB agar dapat disampaikan dalam rakor, sehingga dapat dicarikan solusi bersama Dalam Rakor Supervisi tersebut Komisioer KPU Efffian Noer menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Kayong Utara sudah melaksanakan Rakor DPB terakhir periode bulan Oktober pada tanggal (29/10/2021) merekapitulasi DPB sebanyak 90.792 terdiri dari pemilih laki-laki 46.591 pemilih dan pemilih perempuan 44.381 pemilih. Dari rekapitulasi tersebut menurut Effian Noer ada peningkatan jumlah pemilih dari periode sebelumnya sebanyak 98 Pemilih tergambar dari penambahan jumlah potensi pemilih baru sebanyak 216 pemilih dan pengurangan pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 118 pemilih. “Tetapi dalam proses upload ke Sidalih memang masih dibutuhkan waktu karena terdapat kendala yaitu masih ada beberapa elemen data yang kurang lengkap. Insya Allah saat ini kita terus berusaha sampai akhir desember, mudah-mudahan semuanya akan dapat diselesaikan sehingga sesuai antara Berita Acara (BA) rekap dengan angka Sidalih Online,” Kata Effian menjelaskan dalam rakor. Rakor akhirnya ditutup tepat pukul 11.21 WIB oleh Ramdan dengan beberapa catatan agar saling berkomunikasi baik dengan KPU Provinsi, Bawaslu Kabupaten/Kota serta pihak terkait sehingga proses Pemutakhiran DPB beralan dengan baik, dan KPU Kabupaten/Kota mampu menyiapkan Data Pemilih yang berkualitas..(Prodata)

Presiden Anugerahi Sekretaris KPU KKU Satyalancana

Sukadana (15/11/2021). Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo telah memberikan anugerah Satya Lencana Karya kepada M.Muslih Adnan Sekertaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU). Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolik oleh Rudi Handoko Ketua KPU KKU, saat apel Senin pagi (15/11) di  Kantor KPU KKU Jln Bayangkari Sukadana “Selamat atas penganugerahan Satyalancana Karya Satya, semoga semakin bersemangat dalam bertugas dan memberikan manfaat untuk semua,” pesan Rudi Handoko. Satyalancana tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang masa baktinya minimal 10 Tahun yang memiliki loyalitas, kinerja dan prestasi yang baik diwujudkan dengan pemberian berbagai penghargaan, salah satunya adalah dengan pemberian tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Di dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1994 tentang Tanda Kehormatan Tanda Satyalancana Karya Satya disebutkan penganugerahan Satyalancana Karya Satya merupakan penghargaan dari Negara terhadap PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah serta penuh dengan pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin, sehingga dapat dijadikan teladan bagi pegawai yang lainnya. Syarat-syarat untuk mendapat tanda kehormatan diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1959 tentang Ketentuan-Ketentuan Umum mengenai Tanda-Tanda Kehormatan. Dari 12 PNS di lingkungan KPU KKU, pada tahun ini sudah mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya sebanyak 4 PNS, 3 dalam proses pengusulan dan 5 belum memenuhi persyaratan, (Bakohumas KPU KKU.ctr)

Keterbukaan Informasi KPU KKU Predikat Informatif

Sukadana, (11/11/2021). Komisi Informasi (KI) Kalimantan Barat mencatat indek keterbukaan informasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) meningkat menjadi Informatif atau masuk dalam zona hijau. Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU KKU, Rudi Handoko menyambut baik atas predikat yang diberikan KI Kalimantan Barat pada penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Se- Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (11/11). Hal tersebut menjadi catatan baik yang ditorehkan KPU KKU yang pada tahun 2019, indek keterbukaan Informasi KPU KKU masuk dalam zona merah atau tidak informatif. “Walau belum menjadi yang peringkat satu, namun predikat informatif atau zona hijau merupakan capaian baik yang diraih KPU KKU dalam dua tahun sejak 2019, dimana sebelumnya  masuk dalam zona merah,” kata Rudi Handoko. Skor nilai untuk zona hijau seperti yang ditetapkan KI Kalimantan Barat memiliki kisaran nilai 85 – 100, zona biru predikat menuju informatif skor nilai 70 – 84,9, zona kuning predikat cukup informatif skor nilai 55 – 69,9, zona merah predikat kurang informatif skor nilai 30 – 54,9, Dari kategori lembaga penyelenggara pemilu tingkat Kabupaten/Kota yang masuk dalam zona hijau, peringkat pertama KPU Kota Pontianak, disusul KPU Kabupaten Sanggau, Bawaslu Kota Pontianak, KPU Kabupaten Mempawah, KPU Kabupaten Sintang, KPU Kota Singkawang, Bawaslu Kabupaten Kubu Raya, Bawaslu Kabupaten Melawi, Bawaslu Kabupaten Kayong Utara, KPU Kabupaten Kayong Utara, Bawaslu Kabupaten Sambas, KPU Kabupaten Sambas, Bawaslu Kabupaten Sanggau, KPU Kabupaten Kubu Raya, Bawaslu Kota Singkawang dan Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu. “Semoga dapat mempertahankan predikat lembaga penyelenggara pemilu yang informatif dan ke depan dapat menyandang peringkat yang lebih baik lagi,” harapnya. (@kt.KPUKKU)

🔊 Putar Suara