Berita Terkini

KPU Prov Kalbar Tetapkan DPB Triwulan Kedua

(Sukadana, Kayong Utara 16 Juli 2020)  Tok tok tok, tepat pukul 10.32 WIBA Rapat Pleno Pemutakhiran Daftr Pemilih Berkelanjutan (DPB) triwulan kedua tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalaimantan Barat (Kalbar) resmi ditutup. Rapat yang dipimpin Ramdan Ketua KPU Provinsi Kalbar Kamis (16/7) sejak Pukul 09.15 WIBA melalui aplikasi Media dalam Jaringan (Daring) Zoom Cloud Meeting tidak mengubah hasil dari BA dan SK peserta Rapat Pleno masing-masing  Kabupaten/Kota yang mengikuti rapat Pleno. Hasil Rekapitulasi DPB untuk tujuh Kabupaten/Kota yaitu Kota Pontianak, Kota singkawang, Kabupaten Kuburaya, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Landak, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Mempawah yang ditetapkan KPU Provinsi Kalbar dihadapan peserta rapat pleno diantaraanya dari Badan Pengawas Pemilu, Dinas Kependudukan dan catatan Sipil, Pimpinan Parpol, Polda Kalbar, untuk triwulan kedua yaitu bulan Juni laki-laki 980.509 pemilih, perempuan 950.509 Pemilih, jadi total keseluruhan laki-laki dan perempuan  berjumlah 1.930.519 Pemilih. “Sedangkan untuk Kabupaten Kayong Utara, Alhamdulillah tidak mengalami perubahan, semuanya telah sesuai dengan SK dan BA hasil Rapat Pleno pada tanggal 9 Juli 2020 yaitu laki-laki berjumlah 45.402 pemilih, perempuan berjumlah 42.979 jumlah pemilih, jadi total keseluruhan laki-laki dan perempuan berjumlah 88.381 Pemilih.” Ungkap Effian Noer Komisioner KPU KKU Divisi Perencanaan, Data dan Informasi .(eko)

KPU KKU Ikuti Rakor DPB Prov Kalbar

(Sukadana,15 Juli 2020). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) mengikuti Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.Rakor yang dilaksanakan pada hari Rabu,(15/7) melalui media dalam jaringan (daring) itu dibuka secara resmi oleh Ramdan Ketua KPU Provinsi Kalbar tepat jam 14.00 WIB. Acara selanjutnya selama Rakor dipimpin oleh Zainab Anggota KPU Provinsi Divisi Perencanaan Data dan Informasi berakhir pukul 15.30 WIB.Ketua KPU Provinsi Kalbar Ramdan dalam sambutan pembukaan acara mengatakan bahwa Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan tahap kedua bulan April, Mei dan Juni Tingkat Provinsi Kalbar yang akan dilaksanakan pada hari Kamis,(16/7) Tahun 2020. Rakor DPB yang diikuti oleh masing-masing ketua KPU, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi serta Kasubbag Program data dari tujuh kabupaten/kota yang tidak melaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020 itu juga, KPU KKU sempat menyampaikan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Effian Noer Divisi Perencanaan Data dan Informasi KKU menyampaikan DIM diantaranya adalah KPU KKU masih kesulitan mendapatkan data warga yang meninggal dunia, kesulitan mengakses Data Pemilih baru dan data Pindah Domisili baik yang pindah masih dalam Wilayah desa atau kecamatan di KKU maupun Pindah Ke luar KKU, termasuk anggaran untuk pemutakhiran DPB yg masih belum ada. “Diharapakan untuk DIM seiring waktu berjalan akan ada solusi yang tepat untuk menanggulanginya.” Ungkap Effian.(eko)

Ikuti Rapid Tes Massal KPU KKU Non Reaktif

Sukadana (15/7/2020). Ikuti uji cepat (Rapid Test) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana mendapati hasil Non Reaktif (NR), Selasa (14/7). Hal tersebut dibuktikan dengan kartu kontrol yang diterima Komisioner dan Sekretariat KPU yang mengikuti rapid tes yang dilaksanakan secara massal di Pendopo Bupati Kayong Utara tertera ceklis Non Reaktif atau NR. “Alhamdulillah, hasil rapid tes kawan kawan di lingkungan KPU KKU dinyatakan Non Reaktif,” kata Anggota KPU KKU, Abdul Khoir Tri. Berdasarkan surat bernomor 445/2197/DINKES-YANKES.C/VII/2020 dan surat Nomor 005/09/GT.COVID19.KKU/2020  yang menyebutkan jajaran KPU KKU mendapat jadwal pemeriksaan kesehatan dengan tes cepat Covid-19 pada Selasa (14/7) pukul 15.00 - 17.00 WIB. Menanggapi adanya surat tersebut, jajaran KPU Kabupaten Kayong Utara sangat menyambut baik dan langsung melakukan rapat koordinasi di lingkungan sekretariat untuk menindaklanjutinya. “Walau rapid test status NR, namun tidak menjadi alasan untuk mengendorkan status waspada dan tetap menaati protokol kesehatan, karena semua masih mungkin saja terjadi,” imbuhnya. Lebih jauh dijelaskannya, KPU sebagai salah satu institusi yang memberikan layanan publik dan banyak berinteraksi dengan masyarakat, perlu tetap memberikan layanan yang baik, dan dimasa pandemic Covid -19, KPU menerapkan protokol kesehatan bagi tamu yang datang ke kantor. (akt)

Peremajaan Data Kepengurusan KPU Surati Parpol

Upaya mendapatkan data terbaru dari Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Kayong Utara (KKU), Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyurati seluruh peserta pemilu di Kayong Utara, Senin, (13/7). Dikatakan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, pendataan ulang yang dilakukan oleh KPU KKU sebagai upaya meremajakan data yang dimiliki pasca Pemilu 2019, dimana untuk meyakinkan bahwa data yang saat ini dimiliki oleh KPU masih sesuai. “Kita surati sebagai upaya mengkonfirmasi status dan kesesuain data antara yang dimiliki oleh KPU dan yang dimiliki oleh Parpol, apakah masih di alamat yang sama, kepengurusan sama atau justru sudah ada perubahan,” kata Rudi. Surat bernomor 25/HK.04-SD/6111/KPU-Kab/VII/2020 yang diterbitkan pada 13 Juli 2020 tersebut berisikan formulir isian nama kepengurusan sesuai SK parpol yang bersangkutan yang sah dan dilengkapi nomor kontak dan alamat sekertariat parpol. Hal tersebut, lanjut Rudi Handoko, diharapkan sebagai salah satu upaya untuk mempermudah koordinasi dua arah tentang informasi kepemiluan dan tahapan pemilu jika sewaktu waktu terdapat kebutuhan data yang valid. (HK)

Apel Rutin Protokol Kesehatan dan Waspada Banjir

Sukadana, (13/7/2020), Kewaspadaan terhadap penularan Corona Virus Disease (Covid-19) dan antisipasi banjir menjadi perhatian Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Rudi Handoko saat apel Senin, (13/7). Dikatakan Rudi Handoko, saat ini badan kesehatan dunia, Word Health Organization (WHO) penularan Covid -19 sudah semakin mudah, yakni dapat ditularkan melalui udara. “Bukan menakutkan, namun perlu kewaspadaan, WHO sudah mengumumkan bahwa penularan Covid-19 bisa melalui udara, sehingga kita tetap waspada dengan segala kemungkinan, tetap taati protokol kesehatan,” kata Rudi Handoko. Menjaga jarak, tetap menggunakan masker, mencuci tangan serta tidak berkerumun masih perlu diterapkan dalam keseharian, baik di lingkungan kantor maupun berinteraksi dengan masyarakat umum. Sementara itu, menyikapi kondisi musim yang ekstrim terutama tingginya curah hujan, serta banyak terjadi banjir yang datang tiba tiba di beberapa Kabupaten di Kalimantan Barat, perlu dilakukan antisipasi di KPU KKU,  jika terjadi hal serupa. “Tidak menutup kemungkinan, banjir akan datang, sehingga perlu kewaspadaan dan kesiapan kita, mulai dari penyimpanan berkas penting, koordinasi dan langkah yang cepat jika terjadi banjir di daerah kita,” kata Rudi Handoko. (KUL)

Rapat Pleno Perdana, KPU Terapkan Protokol Kesehatan

Sukadana (09/07/2020), Pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kayong Utara (KKU) periode Juni dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, Kamis (9/7). Dikatakan Ketua KPU KKU, Rudi Handoko, penerapan protokol kesehatan bagi semua tamu yang datang, baik peserta pemilu maupun penyelenggara pemilu. “Kita terapkan mulai dari cuci tangan, pemakaian handsanitaizer, pengukuran suhu badan menggunakan thermogun, penggunaan masker serta pengaturan tempat duduk,” kata Rudi Handoko. Dijelaskannya, protokol kesehatan juga dilakukan dalam pemanfaatan waktu rapat yang lebih singkat dari rapat sebelumnya, hal ini bertujuan untuk meminilalisir kontak dengan banyak orang dan berkerumum dalam waktu lama di dalam ruangan. “Terimakasih kepada para tamu undangan yang mau mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan saat rapat pleno ini, walau lebih repot, namun ini demi kebaikan bersama,” tegasnya. (Eko)